temanmedia.id, BANJARMASIN – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin menyiagakan 60 personel untuk menjaga keandalan dan keamanan jaringan listrik di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.
Puluhan personel tersebut berasal dari PLN UP3 Banjarmasin, termasuk Unit Layanan Pelanggan (ULP) Banjarbaru dan ULP Gambut.
Mereka disiapkan untuk melakukan pemantauan sekaligus merespons cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan maupun infrastruktur kelistrikan, khususnya di wilayah sekitar Kota Banjarbaru.
Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan PLN terhadap upaya pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani karhutla.
Di tengah kondisi lapangan yang dipengaruhi asap dan potensi penyebaran api, keandalan listrik dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat maupun operasional penanganan bencana.
Manager PLN ULP Gambut, Dwi Hadianto, yang mewakili PLN UP3 Banjarmasin mengatakan, kesiapsiagaan personel dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap aman dan andal.
“PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal, aman, dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat maupun seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla. Karena itu, kami menyiagakan 60 personel, termasuk dari ULP Banjarbaru dan ULP Gambut,” ujar Dwi, Kamis (27/8/26).
Menurutnya, personel di lapangan melakukan pemantauan terhadap jaringan dan aset kelistrikan serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Hal ini dilakukan agar potensi gangguan dapat segera ditangani.
“Karhutla merupakan kondisi yang membutuhkan kolaborasi dan kewaspadaan dari seluruh pihak. Dari sisi PLN, kami memastikan aspek ketenagalistrikan tetap dalam kondisi siap dan andal sehingga kegiatan masyarakat serta proses penanganan di lapangan dapat terus berjalan dengan baik,” jelasnya.
Dwi menegaskan, keselamatan personel menjadi perhatian utama selama menjalankan tugas. Kondisi asap, panas, hingga potensi penyebaran api membuat setiap aktivitas di lapangan harus dilakukan sesuai prosedur keselamatan kerja dan melalui koordinasi dengan unsur terkait.
Selain menjaga pasokan listrik, kesiapsiagaan tersebut juga ditujukan untuk mendukung kelancaran layanan publik dan aktivitas masyarakat selama kondisi karhutla berlangsung.
“Kami tidak bekerja sendiri. Kekuatan utama dalam menghadapi karhutla adalah kolaborasi. PLN akan terus mendukung pemerintah dan seluruh unsur terkait sesuai dengan kewenangan kami, sembari memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” tuturnya.
PLN juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan jaringan atau fasilitas ketenagalistrikan. Warga juga diminta menghindari aktivitas yang berisiko di sekitar jaringan listrik.
Melalui kesiapsiagaan personel dan pemantauan secara berkelanjutan, PLN UP3 Banjarmasin memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan