temanmedia.id, BANJARMASIN – Kedisiplinan tenaga kesehatan menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin setelah ditemukan sejumlah pegawai belum hadir saat jam pelayanan berlangsung di Puskesmas Sungai Andai.
Temuan itu terungkap ketika Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua puskesmas, Selasa (20/10/2026).
Sidak yang dilaksanakan atas instruksi Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR tersebut menyasar Puskesmas Sungai Andai dan Puskesmas Sungai Jingah. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kedisiplinan pegawai sekaligus melihat langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Di Puskesmas Sungai Andai, Tezar, sapaan akrab Ichrom Muftezar, mendapati sejumlah pegawai berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu belum berada di tempat ketika jam pelayanan berlangsung. Temuan ini menjadi catatan yang perlu ditindaklanjuti agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Berbeda dengan kondisi tersebut, seluruh pegawai Puskesmas Sungai Jingah diketahui telah hadir. Meski demikian, beberapa petugas sedang menjalankan kegiatan di luar gedung, termasuk memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada warga di RT 3 Kelurahan Sungai Jingah.
Tezar mengapresiasi pegawai yang telah menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.
“Atas nama pemerintah kota Banjarmasin, kami mengucapkan terima kasih kepada karyawan yang sudah melaksanakan pelayanan sebaik mungkin, hadir tepat waktu, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin,” ujarnya.
Ia menegaskan, temuan dalam sidak tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pegawai yang masih belum disiplin terhadap waktu kerja. Menurutnya, kehadiran dan ketepatan waktu merupakan bagian penting dari tanggung jawab aparatur, terutama di fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Selain evaluasi terhadap pegawai, Tezar meminta kepala puskesmas dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin memperkuat pengawasan internal. Langkah tersebut dinilai penting agar kedisiplinan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi perhatian pimpinan di setiap unit pelayanan.
“Kami berharap kepada kepala puskesmas dan juga Kepala Dinas Kesehatan untuk bisa memperhatikan karyawan-karyawannya agar dapat meningkatkan disiplin bersama-sama,” tegasnya.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap pengawasan secara langsung dapat mendorong peningkatan kedisiplinan aparatur di lingkungan puskesmas. Dengan demikian, pelayanan kesehatan diharapkan berjalan lebih tertib, optimal, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan