temanmedia.id, BANJARMASIN – Peran kepala sekolah tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan administrasi dan kegiatan belajar mengajar.

Di tengah perubahan dunia pendidikan yang semakin dinamis, kemampuan membangun komunikasi dan memimpin lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi dan Kepemimpinan bagi sumber daya manusia bidang pendidikan di lingkungan Pemkot Banjarmasin. Kegiatan berlangsung di Ballroom Galaxy Hotel, Kamis (20/8/2026).

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kebijakan dan sarana pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung tenaga pendidik dan kepala sekolah yang mampu menjalankan perannya secara profesional,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan komunikasi dan kepemimpinan menjadi bekal penting bagi kepala sekolah dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan karakter peserta didik hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan pendidikan.

“Komunikasi dan kepemimpinan menjadi dua kemampuan yang sangat penting. Komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi bagaimana kita mampu membangun pemahaman, kepercayaan, dan kesepahaman,” sambungnya.

Selain kepala sekolah, Ananda menyebut setiap guru juga memiliki peran kepemimpinan di lingkungan kelas. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga dituntut menjadi teladan sekaligus mampu membangun suasana belajar yang mendukung perkembangan peserta didik.

“Setiap guru pada dasarnya adalah pemimpin di ruang kelasnya masing-masing. Ketika guru mampu menjadi teladan, membangun kepercayaan, menciptakan suasana belajar yang baik, dan menggerakkan peserta didik untuk berkembang, di situlah kepemimpinan seorang guru hadir,” jelasnya.

Menurut Ananda, kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berasal dari proses pembelajaran, tetapi juga perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang menuntut pelayanan publik semakin cepat dan berkualitas.

“Pemko Banjarmasin berkomitmen memperkuat kualitas tenaga pendidikan agar memiliki kemampuan yang seimbang, baik dari sisi profesionalitas maupun komunikasi, kepemimpinan dan kolaborasi,” lanjutnya.

Sementara itu, Bunda Guru Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani menyoroti pentingnya kemampuan berbicara di depan publik bagi kepala sekolah.

“Komunikasi yang baik dapat membantu sekolah menerjemahkan berbagai kebijakan pemerintah kepada guru, orang tua maupun peserta didik,” tuturnya.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi penting sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan pelaksanaannya di lingkungan sekolah.

Karena itu, penyampaian informasi yang jelas diperlukan agar pesan tidak menimbulkan perbedaan pemahaman.

“Kalau kepala sekolah memiliki public speaking yang bagus, penyampaian pesan-pesan atau peraturan dari Pemerintah Kota Banjarmasin kepada orang tua maupun anak didik bisa tersampaikan dengan sempurna,” sambungnya.

Ia juga berharap kemampuan komunikasi yang diperoleh melalui Bimtek tidak hanya digunakan dalam penyampaian kebijakan, tetapi turut diterapkan dalam proses pembelajaran.

“Komunikasi yang efektif dapat membantu guru menciptakan interaksi yang lebih baik dengan peserta didik,” tekannya.

Sehingga ia meminta para kepala sekolah mengikuti kegiatan tersebut secara serius dan menerapkan hasil pembelajaran di lingkungan masing-masing.

“Harapannya, program dari Pemerintah Kota Banjarmasin bisa disampaikan dengan baik, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” pungkasnya.

Bimtek yang diikuti jajaran kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan kapasitas.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kepemimpinan sekolah, membangun kerja sama serta memperkuat kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat.