temanmedia.id, BANJARMASIN – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan berkomitmen memperkuat sinergi antarinstansi melalui agenda Coffee Morning yang direncanakan berlangsung secara rutin.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang diinisiasi Polda Kalimantan Selatan itu dihadiri unsur Forkopimda, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel, Kajati Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, hingga jajaran pejabat dari berbagai instansi.
Kajati Kalimantan Selatan Tiyas Widiarto mengatakan forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan menyamakan langkah antarlembaga negara dalam menjalankan tugas serta mendukung kemajuan daerah.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi atas inisiasi Pak Kapolda melaksanakan coffee morning ini. Tentunya tujuan kita sama selaku unsur lembaga negara yang ada di Kalimantan Selatan. Kita harus menyamakan visi, membangun sinergi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan kerja sama antarlembaga selama ini telah berjalan dengan baik. Namun, forum informal seperti Coffee Morning dinilai mampu mempererat koordinasi sehingga berbagai persoalan dapat dibahas secara lebih efektif.
Senada dengan itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyebut agenda tersebut akan dilaksanakan secara bergiliran oleh setiap unsur Forkopimda sebagai tuan rumah.
“Dengan demikian, komunikasi lintas instansi diharapkan semakin intens dan berkesinambungan,” singkatnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid menyampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa Coffee Morning menjadi simbol kekompakan Forkopimda dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Supian H.K. mengapresiasi sinergi aparat penegak hukum yang dinilainya berhasil menekan berbagai gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar dan penyalahgunaan narkoba.
“Kami berharap Forkopimda dan masyarakat Kalsel ini seperti jarum dan benang yang selalu menyatukan, bukan seperti gunting yang selalu memisahkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan