temanmedia.id, KALSEL – Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Lemdiklat Polri Dikreg ke-4 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) di Kalimantan Selatan dengan fokus mempelajari penanganan dan strategi mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapokjar Serdik SPPK, Andy Kusuma, menyampaikan PKDN Sespimti Polri merupakan program pembelajaran lapangan bagi peserta didik untuk mendalami isu strategis serta penanganan berbagai tantangan tugas di daerah.

Khusus di Kalimantan Selatan, peserta didik mempelajari strategi penanganan karhutla, termasuk berbagai inovasi yang dilakukan Polda Kalsel di bawah kepemimpinan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H.

Andy mengatakan, salah satu pembelajaran penting yang diperoleh adalah upaya Polda Kalsel dalam membangun formula pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu untuk meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran yang diterapkan di wilayah lain, khususnya daerah yang memiliki karakteristik lahan gambut dan menghadapi ancaman karhutla.

“Terlihat semua stakeholder berperan aktif dalam penanganan dan pemadaman karhutla,” ujar Andy Kusuma.