temanmedia.id, BANJARMASIN – Pengembangan olahraga air di Kota Banjarmasin tidak hanya diarahkan untuk melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mulai dikaitkan dengan penataan kawasan sungai agar dapat menjadi ruang latihan yang lebih representatif.
Hal tersebut mengemuka dalam Kejuaraan Ski Air dan Wakeboard Wali Kota Cup 2026 yang digelar di kawasan Siring Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
Sebanyak 40 peserta dari Kota Banjarmasin mengikuti kejuaraan yang dibuka langsung Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR tersebut. Turut hadir Ketua KONI Kota Banjarmasin H. Hermansyah, Kabid Olahraga Disbudporapar Kota Banjarmasin Marhamila Sari serta jajaran terkait.
Yamin mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan menjadi salah satu upaya pemerintah memberikan ruang bagi atlet dan penghobi olahraga air untuk terus mengembangkan kemampuan. Menurutnya, kompetisi juga dapat mempertemukan para pencinta olahraga air dalam suasana yang lebih positif.
“Kita bersyukur kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Tentunya dalam kejuaraan Wali Kota Cup Ski Air dan Wakeboard ini kita berharap menjadi wadah silaturahmi bagi pencinta, penghobi, dan para atlet Ski Air,” ujarnya.
Ia menilai ski air dan wakeboard memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan cabang olahraga lainnya. Atlet dituntut memiliki keseimbangan, konsentrasi serta penguasaan teknik yang baik karena aktivitas dilakukan di atas permukaan air.
“Memang ini harus dengan kehati-hatian dan teknik-tekniknya. Harus seimbang. Kita berharap dengan ini kita bisa menyampaikan bahwa ini juga salah satu cabang olahraga yang sangat menantang,” katanya.
Di tengah upaya meningkatkan pembinaan, persoalan fasilitas latihan menjadi perhatian Pemkot Banjarmasin. Aktivitas olahraga air selama ini memanfaatkan kawasan Sungai Martapura yang juga digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan.
Yamin menyebut kondisi tersebut membuat penggunaan sungai sebagai arena latihan belum sepenuhnya ideal. Karena itu, pemerintah mulai mempertimbangkan penyediaan kawasan khusus yang dapat digunakan atlet untuk berlatih secara lebih aman dan teratur.
“Harapan kita ke depan ada satu sungai yang khusus mereka untuk bisa latihan. Mudah-mudahan di Sungai Pulau Insan itu bisa cukup untuk mereka berlatih dan sebagainya,” tuturnya.
Rencana tersebut sekaligus diarahkan agar penataan kawasan sungai dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Yamin menjelaskan, kawasan Pulau Insan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari proyek strategis daerah, termasuk mendukung fungsi retensi dan pengendalian banjir.
“Di sana nanti kita menjadikan salah satu proyek strategis untuk penataan di Sungai Pulau Insan. Karena di situ juga bisa dijadikan salah satu retensi dan pengendalian banjir di daerah sekitar sana,” ungkapnya.
Menurutnya, penataan kawasan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan olahraga. Pemerintah juga akan mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar, termasuk kemungkinan penataan lahan di sepanjang kawasan sungai.
“Harapan kita nanti kita tata kembali. Mungkin akan ada pembebasan lahan di pinggirannya untuk menata agar lebih rapi lagi,” pungkas Yamin.
Selain menyiapkan fasilitas, pemerintah juga mendorong pembinaan atlet agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan. Yamin mengapresiasi sejumlah atlet asal Banjarmasin yang telah mampu bersaing pada kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
“Kita sangat mengapresiasi bahwa perwakilan dari Kota Banjarmasin sudah bisa mengikuti ajang nasional dan bahkan internasional, serta mendapatkan medali. Ini juga harus kita pertahankan dan kita bina dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi titik awal munculnya atlet-atlet baru. Dengan kompetisi yang rutin dan fasilitas latihan yang lebih baik, perkembangan ski air dan wakeboard di Banjarmasin diharapkan semakin terarah.
“Mudah-mudahan kita bisa menciptakan bibit-bibit baru lagi untuk bisa menggeluti cabang olahraga ini,” harapnya.
Melalui perpaduan pembinaan atlet dan penataan kawasan sungai, Pemkot Banjarmasin berharap olahraga ski air dan wakeboard tidak hanya berkembang sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pemanfaatan potensi sungai di Kota Banjarmasin secara lebih optimal.

Tinggalkan Balasan