BANJARMASIN – Kepulangan Jemaah Haji Reguler Kloter 8 asal Kota Banjarmasin disambut penuh rasa syukur oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, para jemaah tiba kembali di tanah air dan disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, Minggu (14/6/2026) malam.

Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan tersebut. Keluarga yang telah lama menanti tampak menyambut kedatangan para jemaah dengan penuh kebahagiaan setelah berpisah selama menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah.

Dalam kesempatan itu, Ichrom Muftezar menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para jemaah dalam keadaan selamat dan sehat. Menurutnya, keberhasilan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang tidak hanya membawa kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Banjarmasin.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kota Banjarmasin, beserta seluruh masyarakat Kota Banjarmasin, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh Jemaah Haji Kloter 8 asal Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Ia menilai ibadah haji merupakan perjalanan yang penuh makna karena mengajarkan kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan pengorbanan.

“Pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam kehidupan para jemaah setelah kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Menurut Tezar, nilai-nilai yang dipelajari selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tidak berhenti saat perjalanan usai, melainkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk pengamalan ajaran agama.

“Alhamdulillah, setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang, padat, dan membutuhkan kesabaran serta keikhlasan yang tinggi, Bapak dan Ibu sekalian akhirnya dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat. Ini merupakan nikmat dan karunia besar yang patut kita syukuri bersama,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia menilai pelayanan yang diberikan sejak proses keberangkatan hingga kepulangan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah para jemaah.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kementerian Agama, petugas penyelenggara ibadah haji, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak yang telah memberikan pendampingan dan pelayanan selama para jemaah berada di Tanah Suci.

Lebih lanjut, Tezar berharap para jemaah yang telah kembali dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji diharapkan mampu memperkuat peran mereka dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian.

Ia juga mendoakan seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur serta mampu menjaga semangat ibadah dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditempa selama berada di Baitullah.

“Semoga memperoleh predikat haji mabrur serta mampu membawa nilai-nilai positif yang didapat selama berada di Tanah Suci untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.