temanmedia.id, BANJARMASIN – Dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS Kota Banjarmasin dan UPZ Bank Kalsel.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dari kalangan duafa yang berlangsung di Aula Gedung Sekretariat Bersama Khatib Dayan Banjarmasin, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kamis (20/8/2026).

Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk membuka kesempatan bagi penerima manfaat agar tetap melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan, bantuan pendidikan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak oleh para penerima untuk menunjang kebutuhan belajar.

“Bantuan yang disalurkan hari ini tentu sangatlah berarti. Gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting bangun karakter yang baik,” pesannya.

Menurut Tezar, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Maka dari itu saya mendorong para penerima beasiswa untuk tidak berhenti mengejar prestasi setelah mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Mereka juga diharapkan mampu menjadikan kesempatan tersebut sebagai modal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Jangan berpikir menjadi orang sukses hanya untuk diri sendiri. Jadilah orang-orang yang memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Banjarmasin tercinta,” tekannya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin Riduan Masykur menjelaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari program pendayagunaan dana zakat melalui program

Ia menyebutkan, penerima bantuan tahun ini ditargetkan mencapai 300 orang. Jumlah tersebut masih dapat bertambah apabila terdapat dukungan zakat, infak dan sedekah yang lebih besar dari masyarakat maupun para dermawan.

“Total tahun ini target kita ada 300 orang, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” ungkap Riduan.

Pada penyaluran kali ini, bantuan UKT hingga sarjana diberikan kepada 10 mahasiswa. Lima di antaranya merupakan mahasiswa Uniska, empat mahasiswa UIN dan satu mahasiswa Poliban, dengan total bantuan mencapai Rp29,5 juta.

Sementara untuk jenjang SD, SMP dan sederajat, bantuan diberikan kepada 35 anak dengan nilai total Rp30,7 juta. Penyaluran dilakukan melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar sehingga diharapkan dapat memudahkan penerima dalam menggunakan bantuan sesuai kebutuhan pendidikan.

“Semakin besar partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” bebernya.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari UPZ Bank Kalsel. Kepala Bank Kalsel KCP Syariah Gatot Subroto, Farid, mengatakan kerja sama dengan BAZNAS telah berjalan dalam waktu cukup lama dan terus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, dukungan melalui dana UPZ menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Kalsel dalam membantu sektor pendidikan sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Kita sudah bekerjasama lama dengan BAZNAS. Melalui sinergi ini, penyaluran dana UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Farid menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus mendukung proses pembinaan generasi muda.

“Kita murni mendukung sekolah, keperluan pendidikan anak-anak, dan pembinaan sumber daya manusia,” tukasnya.

Sinergi antara Pemkot Banjarmasin, BAZNAS dan UPZ Bank Kalsel tersebut diharapkan dapat terus diperluas sehingga semakin banyak anak dari keluarga duafa memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan dan meraih cita-cita.