Menteri Perdagangan Budi Santoso bertemu dengan Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Maxim Reshetnikov, di Milwaukee, Wisconsin, Rabu (30/9). Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan G20 (G20 Trade Ministerial Meeting) untuk membahas penguatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Rusia.

Dalam pertemuan itu, Budi Santoso menyampaikan optimisme bahwa Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–Eurasian Economic Union (Indonesia–EAEU FTA) dapat mulai berlaku pada tahun depan. Perjanjian tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi peningkatan hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi kedua pihak.

Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov menyampaikan bahwa pemberlakuan Indonesia–EAEU FTA berpotensi memberikan manfaat besar bagi kedua negara, khususnya pada sektor farmasi.

Selain itu, Rusia turut mendorong kerja sama dalam penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Pembuatan Obat yang Baik untuk produk farmasi. Menanggapi usulan tersebut, Budi menyampaikan bahwa Indonesia akan melakukan konsultasi dengan kementerian dan lembaga teknis terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag Budi Santoso didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Johni Martha serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat N.M. Kusuma Dewi.