temanmedia.id,BANJARMASIN – Tantangan mendidik dan mengasuh anak usia dini di era modern dinilai semakin kompleks. Menjawab dinamika tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat kapasitas para pendidik dengan mengarusutamakan pembentukan karakter dan pola hidup sehat lewat Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH).
Langkah strategis ini diwujudkan melalui Pelatihan Guru PAUD se-Kota Banjarmasin yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-21 dan Jambore III Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Banjarmasin di Hotel Rattan Inn, Rabu (14/10/2026).
Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, menegaskan bahwa posisi guru PAUD sangat vital sebagai benteng pertama pembentukan kebiasaan positif anak di luar lingkungan keluarga. Menurutnya, G7KAIH harus mampu diintegrasikan ke dalam aktivitas belajar mengajar harian, bukan sekadar menjadi jargon pendorong.
“Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk mempraktikkan dan mengintegrasikan tujuh kebiasaan baik tersebut ke dalam metode pembelajaran harian di ruang kelas,” ujar Neli di hadapan ratusan pendidik PAUD yang memadati lokasi acara.
Lebih lanjut, Neli merinci bahwa tujuh poin utama yang ditanamkan melalui gerakan ini mencakup kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar makan makanan bergizi (termasuk sayur dan buah), gemar membaca, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta tidur tepat waktu.
“Guru PAUD bukan sekadar pengajar, ia garda terdepan sebagai teladan anak-anak kita di sekolah. Dengan implementasi G7KAIH, ini jadi bentuk ikhtiar kita bersama sehingga anak-anak bisa menyerap kebiasaan positif,” tegasnya.
Selain mendapatkan pembekalan materi mengenai pola pengasuhan dan kesehatan anak, para peserta juga memeriahkan ajang perlombaan Laskar HIMPAUDI. Wadah kompetisi ini dirancang tidak hanya untuk mengasah keterampilan mengajar, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan bertukar praktik baik antar-sesama pendidik PAUD di Kota Banjarmasin.
Melalui momentum ini, Pemkot Banjarmasin berharap gerakan G7KAIH dapat berlanjut secara masif dan konsisten, menggalang sinergi antara guru di sekolah serta peran aktif orang tua dan masyarakat di rumah demi mencetak generasi penerus yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Balasan