temanmedia.id, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin kini memiliki ruang rekreasi baru yang tidak hanya menawarkan hiburan bagi keluarga, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar bagi anak-anak.
Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan UPT Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh sekaligus Wahana Kolam Air Anak, Minggu (30/8/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang lebih ramah keluarga menjelang 500 tahun usia Kota Banjarmasin.
Menurut Yamin, konsep taman sengaja dikembangkan dengan menggabungkan unsur rekreasi dan edukasi. Anak-anak tidak hanya diajak bermain, tetapi juga dapat mengenal satwa dan lingkungan melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara langsung.
“Taman Satwa dan Edukasi ini kita hadirkan di Kota Banjarmasin bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang publik dan sarana edukasi, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemanfaatan taman sebagai ruang belajar sebenarnya telah dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti literasi, mendongeng dan pengenalan satwa.
Aktivitas tersebut menjadi bagian dari konsep edukasi terbuka yang ingin terus dikembangkan Pemkot Banjarmasin.
Besarnya minat masyarakat menjadi salah satu indikator bahwa keberadaan ruang publik semacam ini dibutuhkan warga.
“Pada akhir pekan jumlah pengunjung taman bahkan dapat mencapai sekitar 2.000 orang dalam satu hari,” sebutnya.
Tingginya kunjungan tersebut dinilai tidak hanya memberikan manfaat dari sisi rekreasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi daerah.
Keberadaan gerai UMKM dan fasilitas pendukung lainnya dapat ikut menggerakkan aktivitas masyarakat di kawasan taman.
“Ini menunjukkan bahwa taman satwa dan edukasi seperti ini memiliki potensi besar, baik sebagai ruang hiburan masyarakat maupun sebagai salah satu sumber PAD Kota Banjarmasin,” jelasnya.
Untuk menambah daya tarik bagi pengunjung, Pemkot Banjarmasin juga menghadirkan Wahana Kolam Air Anak. Fasilitas tersebut menjadi salah satu pilihan rekreasi baru yang menyasar anak-anak dan keluarga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, menjelaskan kolam tersebut memiliki kedalaman sekitar 45 hingga 65 sentimeter.
Pada tahap awal, wahana air dibuka secara gratis bertepatan dengan kegiatan peresmian.
“Hari ini wahana air dibuka secara gratis. Namun, untuk pembukaan secara umum masih perlu dilakukan beberapa pembenahan dan penataan terlebih dahulu,” katanya.
Yuliansyah menambahkan, apabila nantinya telah dibuka untuk masyarakat secara umum, pihaknya berencana menetapkan tarif sebesar Rp10 ribu untuk setiap anak.
“Namun, waktu pembukaan secara resmi masih menunggu kesiapan fasilitas,” bebernya.
Kehadiran wahana tersebut langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Taibah, warga Pengambangan, mengaku senang karena anak-anak kini memiliki pilihan hiburan baru untuk mengisi waktu akhir pekan bersama keluarga.
“Sangat senang dengan adanya kolam ini. Anak-anak jadi terhibur. Bagus untuk hiburan masyarakat dan keluarga di akhir pekan,” ungkapnya.
Ia berharap pengelola juga menambah fasilitas pendukung, terutama gazebo yang dapat digunakan pengunjung untuk berteduh dan beristirahat.
Pengunjung lainnya, Afri, warga Banjarbaru, mengatakan dirinya mengetahui keberadaan Taman Satwa dan Edukasi melalui media sosial. Ia kemudian datang bersama istri dan anak untuk melihat langsung fasilitas yang tersedia.
“Saya pertama kali ke sini. Lumayan ramai, jadi sekalian jalan-jalan ke tempat baru. Saya lihat dari Instagram ada tempat yang baru, makanya langsung ke sini,” tuturnya.
Menurut Afri, anak-anak cukup menikmati kunjungan tersebut. Meski belum sempat mencoba wahana air karena kondisi yang ramai, ia menilai taman tersebut memiliki potensi untuk menjadi destinasi rekreasi keluarga.
Ia berharap koleksi satwa juga terus dikembangkan sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk mengenal berbagai jenis hewan.
“Hewan-hewannya mungkin bisa lebih bervariasi, ditambah lagi supaya lebih banyak. Kalau dilihat masih ada beberapa tempat yang kosong,” pintanya.
Selain wahana air dan koleksi satwa, kawasan taman juga dilengkapi ruang terbuka hijau, area bermain, gazebo, mushala serta gerai UMKM.
Pembangunan berbagai fasilitas tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Bank Kalsel, Bank BRI, Bank BSI, Bank BNI, PT Hasrat Jaya Utama, PT Mahantas Modern Land dan APBD Kota Banjarmasin.
Pemkot Banjarmasin berharap Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh dapat berkembang sebagai salah satu ruang publik unggulan kota.
Tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan berekreasi, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi ruang edukasi yang memperkenalkan anak-anak pada satwa dan lingkungan sejak dini.
Di sisi lain, tingginya kunjungan masyarakat juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi melalui aktivitas UMKM serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, seluruh kepala SKPD serta jajaran terkait lainnya.
Dengan perpaduan fasilitas rekreasi, edukasi dan ruang ekonomi masyarakat, Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh diharapkan menjadi salah satu pilihan baru bagi keluarga untuk menikmati akhir pekan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Tinggalkan Balasan