temanmedia.id, DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala memastikan akses menuju dua wilayah yang sempat terisolasi akibat banjir dan tanah longsor kini kembali dapat dilalui, setelah dilakukan penanganan intensif selama dua hari oleh tim gabungan.
Dua wilayah tersebut yakni Desa Labuan Lumbubaka dan Dusun Sisere, Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada Minggu (11/12/2026).
Di Dusun Sisere, sedikitnya terdapat tujuh titik longsor yang menutup badan jalan dan menghambat akses warga. Sementara di Desa Labuan Lumbubaka, banjir menyebabkan jembatan penghubung desa terputus sehingga wilayah tersebut sempat terisolasi.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Donggala, Mohammad Natsir, mengatakan seluruh material longsor di Dusun Sisere telah berhasil dibersihkan.
“Untuk Dusun Sisere, akses jalan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat setelah beberapa titik longsor dibersihkan,” ujar Natsir, Rabu (14/12/2026).
Sementara itu, meski jembatan penghubung di Desa Labuan Lumbubaka masih terputus, aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan.
Warga dapat memanfaatkan akses sungai setelah debit air berangsur surut. Pemerintah daerah pun telah menyiapkan perencanaan perbaikan jembatan tersebut.
Seiring terbukanya kembali akses, tim gabungan juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap santap dan paket sembako kepada warga di kedua wilayah yang sebelumnya terisolasi selama dua hari.
BPBD Donggala masih mengerahkan alat berat di Dusun Sisere untuk membersihkan sisa material longsor, guna memastikan akses tetap aman dan tidak kembali tertutup.
Sebelumnya, banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala dan menyebabkan puluhan rumah warga terdampak, dengan empat rumah mengalami rusak berat. Beberapa jembatan juga dilaporkan mengalami kerusakan. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
(Media Center Kominfo Donggala)

Tinggalkan Balasan