temanmedia.id, BANJARMASIN – Upaya mencari bibit atlet tenis meja masa depan mulai dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Kejuaraan Wali Kota Cup yang digelar di GOR Natama Sport, Kelurahan Pemurus Dalam, Jumat (14/8/2026).

Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin tersebut diikuti 108 atlet muda dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Pertandingan berlangsung selama tiga hari, 14-16 Agustus 2026, dengan kategori usia U-13, U-16 dan U-19.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengatakan kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya untuk melihat potensi atlet muda yang dapat dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.

“Tidak lain juga adalah untuk mencari bibit-bibit untuk ke depannya,” ujar Yamin usai membuka kejuaraan.

Menurutnya, keberadaan atlet-atlet muda potensial perlu diikuti dengan pembinaan yang konsisten agar mereka tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga memiliki peluang untuk membawa nama Banjarmasin ke ajang yang lebih tinggi.

“Salah satu kebutuhan penting dalam pembinaan tenis meja adalah ketersediaan fasilitas latihan yang memadai,” ungkapnya.

Saat ini, atlet muda tenis meja Banjarmasin belum memiliki lokasi khusus yang dapat digunakan untuk menjalankan pembinaan secara rutin.

“Anak-anak kita belum memiliki lokasi khusus untuk pembinaan. Tentu ke depan ini harus menjadi satu pemikiran Pemerintah Kota Banjarmasin untuk bisa menyediakan tempat dan sarana untuk membina serta melakukan pembibitan atlet-atlet muda tenis meja,” jelasnya.

Ia menyebut, aspirasi terkait kebutuhan sarana tersebut menjadi perhatian Pemko Banjarmasin.

“Penyediaan tempat latihan diharapkan dapat mendukung proses pembinaan sekaligus memberikan ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan mereka,” harapnya.

Kejuaraan Wali Kota Cup sendiri mempertemukan atlet dalam tiga kelompok usia. Kategori tunggal U-13 terdiri dari 11 peserta putra dan 16 peserta putri, U-16 diikuti 23 putra dan 19 putri, sedangkan U-19 terdiri dari 25 putra dan 14 putri.

Selain menjadi wadah kompetisi, kejuaraan tersebut juga mempertemukan atlet dari luar Banjarmasin. Yamin menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Tenis Meja Kota Banjarmasin serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen.

“Ini kegiatan Kejuaraan Wali Kota Cup Tenis Meja Kota Banjarmasin. Hari ini kita juga mengundang peserta dari luar daerah, salah satunya dari Kapuas,” katanya.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai dapat memberikan pengalaman bertanding yang lebih luas bagi atlet muda Banjarmasin.

Persaingan antarpemain juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan sekaligus membangun mental bertanding para peserta.

Yamin berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan nantinya mampu menghasilkan atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal.

Ia menargetkan bibit-bibit tersebut dapat berkembang hingga mewakili Banjarmasin dalam kompetisi nasional maupun internasional.

“Harapan kita dengan pembinaan ke depannya bisa melahirkan bibit-bibit baru yang tentunya bisa mewakili Kota Banjarmasin ke tingkat nasional, bahkan juga ke internasional nantinya,” pungkasnya.

Kejuaraan ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda olahraga dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarmasin. Lebih jauh, turnamen tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat ekosistem pembinaan tenis meja sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk berkembang melalui olahraga.