temanmedia.id, BANJARMASIN – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin memastikan durasi pemadaman bergilir di Kalimantan Selatan akan mulai berkurang secara bertahap seiring selesainya proses pemeliharaan sejumlah unit pembangkit listrik.
Manajer PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar mengatakan, salah satu pembangkit yang sebelumnya mengalami gangguan dan menjalani pemeliharaan dijadwalkan kembali masuk ke sistem pada pekan ini.
Kondisi tersebut diperkirakan akan mengurangi durasi pemadaman yang sebelumnya mencapai lima hingga sembilan jam menjadi sekitar tiga jam.
“Alhamdulillah, mulai minggu ini kami mendapat informasi dari teman-teman pembangkit bahwa ada pembangkit yang sudah selesai dipelihara dan akan kembali masuk ke sistem. Insya Allah durasi pemadaman yang sebelumnya sekitar lima sampai sembilan jam akan berkurang menjadi kurang lebih tiga jam,” ujarnya, Senin (27/6).
Menurut Yanuar, pada periode 5 hingga 10 Agustus mendatang akan ada tambahan pembangkit yang kembali beroperasi sehingga sistem kelistrikan diproyeksikan semakin stabil.
“Insya Allah pada 5 sampai 10 Agustus akan ada pembangkit lain yang masuk ke sistem. Kondisinya akan siaga atau normal tanpa pemadaman bergilir. Namun apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan mendadak di pembangkit, manajemen beban tetap dapat diberlakukan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemadaman bergilir dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya pemadaman total (blackout) yang membutuhkan waktu pemulihan jauh lebih lama.
“Kalau dipaksakan tanpa dilakukan manajemen beban, risikonya bisa terjadi blackout. Jika itu terjadi, proses normalisasi bisa memakan waktu paling cepat 15 hingga 24 jam. Karena itu dipilih pemadaman bergilir agar dampaknya lebih kecil,” jelasnya.
Yanuar menambahkan, PLN memiliki tiga sektor utama dalam sistem kelistrikan, yakni pembangkitan, transmisi, dan distribusi. PLN UP3 Banjarmasin bertugas pada sektor distribusi yang melayani pelanggan, sedangkan kendala yang menyebabkan pemadaman bergilir saat ini berasal dari sisi pembangkit.
“PLN memiliki tiga sektor utama, yaitu pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Kami di distribusi bertugas melayani pelanggan, sementara saat ini problem terjadi di sisi pembangkit sehingga daya pasok ke sistem berkurang,” pungkasnya. (Sal)

Tinggalkan Balasan