temanmedia.id, BANJARMASIN – Ratusan petugas pemadam kebakaran menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Lomba Ketangkasan Damkar yang digelar di Lapangan Kamboja, Minggu (26/4/2026) pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-107 Damkar sekaligus ajang menguji kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Sejak dimulai pukul 08.00 WITA, suasana berlangsung penuh ketegangan. Setiap tim dituntut bergerak cepat, tepat, dan kompak dalam menyelesaikan berbagai simulasi penanganan kebakaran yang merepresentasikan situasi nyata di tengah padatnya Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam menjaga profesionalisme petugas.

“Ini bukan sekadar lomba ketangkasan, tetapi bagian penting untuk memastikan kesiapsiagaan dan profesionalisme petugas kita tetap terjaga. Mereka adalah garda terdepan yang mempertaruhkan nyawa demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Di mana, tantangan yang dihadapi petugas Damkar semakin kompleks seiring pertumbuhan kota. Kepadatan permukiman, akses jalan yang sempit, hingga keterbatasan sarana menjadi faktor yang kerap menghambat proses pemadaman di lapangan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut adanya pembenahan tidak hanya dari sisi sumber daya manusia, tetapi juga sistem pendukung, infrastruktur, hingga pemanfaatan teknologi.

“Ke depan, kita harus adaptif. Teknologi harus dimanfaatkan, kapasitas harus terus ditingkatkan, dan masyarakat perlu dilibatkan dalam upaya pencegahan sejak dari lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Selain menguji ketangkasan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Damkar, relawan, serta masyarakat.

Pemko Banjarmasin mendorong peningkatan pelatihan berkelanjutan serta pemanfaatan inovasi untuk mendukung penanganan kebakaran yang lebih efektif.

Sebagai bentuk keterlibatan masyarakat, warga juga diimbau untuk mulai menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana, seperti memastikan instalasi listrik aman, tidak membakar sampah sembarangan, serta membangun sistem deteksi dini di lingkungan tempat tinggal.

Melalui pendekatan tersebut, penanggulangan kebakaran tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

Di akhir kegiatan, Wali Kota secara resmi membuka lomba dengan harapan kegiatan ini mampu memperkuat kesiapan dan sinergi seluruh pihak dalam menghadirkan layanan keselamatan yang lebih tangguh, cepat, dan responsif bagi masyarakat Banjarmasin.