temanmedia.id, BANJARMASIN – Pencarian seorang anak yang tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Jalan Sungai Jingah, Banjarmasin, berakhir pada Senin (7/9/2026) malam.

Setelah dua hari menyisir aliran sungai, Tim SAR Gabungan menemukan Hamid (11) sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian.

Korban ditemukan pada pukul 19.15 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Tim kemudian mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, korban ditemukan ke arah hilir dari titik terakhir diketahui atau Last Known Position (LKP).

“Tim SAR Gabungan menemukan korban berjarak sekitar 100 meter ke arah hilir dari lokasi awal kejadian atau Last Known Position (LKP). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan malam ini juga langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Operasi pencarian sebelumnya dimulai setelah laporan korban tenggelam diterima Kantor SAR Banjarmasin pada Minggu (6/9/2026) pukul 18.30 WITA. Informasi tersebut disampaikan oleh Dedy dari Rescue 911 yang menjadi salah satu potensi SAR.

Merespons laporan itu, satu tim rescue langsung diberangkatkan dengan membawa berbagai perlengkapan untuk pencarian di perairan. Armada dan peralatan yang digunakan antara lain Rescue Car, Rubber Boat, perlengkapan Water Rescue, dua set peralatan selam, serta alat deteksi bawah air Aqua Eye.

Pencarian kemudian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin, Satpolair Polresta Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Rescue 911, PMI Kota Banjarmasin hingga masyarakat setempat.

Sinergi antarunsur tersebut terus dilakukan hingga hari kedua pencarian. Kondisi cuaca yang cerah turut mendukung proses penyisiran kawasan sungai sampai akhirnya korban berhasil ditemukan.

Diketahui, Hamid merupakan warga Jalan Jahri Saleh, Kompleks Japri Zamzam, Kota Banjarmasin. Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Martapura pada Minggu sore.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian dinyatakan selesai. Pada pukul 20.00 WITA, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing sekaligus penutupan operasi.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras, sinergi, dan soliditas seluruh unsur SAR Gabungan di lapangan. Kami juga menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” tutup I Putu Sudayana.