temanmedia.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada para kafilah yang berhasil mengantarkan Kota Banjarmasin meraih gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan bonus pembinaan senilai total Rp679 juta kepada para peserta berprestasi.

Penyerahan bonus dilakukan bersamaan dengan pembubaran kafilah oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda di Pondok Tambak Yudha, Dharma Praja, Pemurus Luar, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan turut dihadiri Karo Kesra Setda Provinsi Kalimantan Selatan H. Fahrurazi, Kepala Kementerian Agama Kota Banjarmasin H. Saipudin, pengurus LPTQ Kota Banjarmasin, pelatih, serta para pendamping.

Hj. Ananda mengatakan bonus pembinaan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras, disiplin, dan semangat para kafilah selama mengikuti kompetisi hingga berhasil mengharumkan nama Kota Banjarmasin di tingkat provinsi.

“Pak Wali Kota dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah berkenan menjadi perwakilan Kota Banjarmasin. Pesan kami, bagi yang menang jangan sombong dan yang belum berhasil terus kejar prestasi. Kemudian bagi yang lolos seleksi untuk persiapan MTQ Nasional, mohon berikan yang terbaik,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut tidak membuat para peserta cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang berikutnya.

“Keberhasilan Banjarmasin menjadi juara umum juga menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an di Kota Banjarmasin terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Banjarmasin Juli Khair menjelaskan bonus pembinaan diberikan sesuai dengan kategori prestasi yang diraih masing-masing peserta.

“Dari total 64 kafilah yang mewakili Banjarmasin, sebanyak 54 orang berhasil meraih prestasi di berbagai cabang lomba,” bebernya.

Ia menyebutkan, peserta yang meraih predikat Terbaik I kategori perorangan menerima bonus pembinaan sebesar Rp15 juta, Terbaik II sebesar Rp12,5 juta, dan Terbaik III sebesar Rp10 juta.

“Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pemenang kategori grup maupun peserta yang meraih predikat harapan,” jelasnya

Menurut Juli Khair, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi qari dan qariah Kota Banjarmasin untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mempertahankan tradisi prestasi pada ajang MTQ di masa mendatang.

Dengan raihan Juara Umum serta dukungan pembinaan yang terus dilakukan pemerintah daerah, Kota Banjarmasin optimistis mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga siap bersaing pada ajang MTQ tingkat nasional.