temanmedia.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin membuka ruang kolaborasi dalam upaya menjaga lingkungan, termasuk melalui kegiatan penanaman pohon dan pengelolaan sampah.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, saat menghadiri Aksi Tanam 100 Pohon di kawasan Kelurahan Antasan Besar, Jumat (24/04).

“Kami siap mendukung dan bekerja sama apabila ada kegiatan atau kolaborasi ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pengelolaan sampah. Menurutnya, selama ini sebagian besar sampah masih langsung dibuang tanpa pemilahan, padahal idealnya hanya residu yang berakhir di TPA.

“Setiap kawasan diharapkan dapat mengelola sampahnya secara mandiri, tidak lagi semuanya dibuang ke TPS atau TPA,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah kota akan terus mengintensifkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, baik di lingkungan masyarakat maupun perkantoran, sebagai langkah menuju sistem yang lebih berkelanjutan.

Di sisi lain, kegiatan penanaman pohon dinilai memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas fisik. Ananda menyebut, menanam pohon merupakan simbol harapan dan investasi jangka panjang bagi lingkungan.

“Kita menanam hari ini, namun tidak selalu tahu apakah akan langsung tumbuh atau tidak. Di situlah letak maknanya,” ungkapnya.

Menurutnya, tidak semua kebaikan harus dirasakan hasilnya saat ini. Apa yang ditanam hari ini bisa saja menjadi manfaat bagi generasi mendatang, sebagaimana warisan dari para pendahulu.

“Apa yang mereka tanam dahulu, manfaatnya bisa kita rasakan hari ini. Dan apa yang kita lakukan sekarang akan menjadi warisan bagi generasi selanjutnya,” lanjutnya.

Kegiatan Aksi Tanam 100 Pohon ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 sekaligus menyambut hari jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Diharapkan, melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.