temanmedia.id, BANJARMASIN – Operasi pencarian terhadap seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Menara Siring Pandang, Kota Banjarmasin, berakhir pada Minggu (2/8/2026) sore. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah beberapa jam melakukan pencarian.
Korban yang sebelumnya masih berstatus Mr. X ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan keberhasilan menemukan korban tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Operasi SAR dapat dilaksanakan dengan baik berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur SAR gabungan. Meskipun korban berhasil ditemukan, kami turut berduka cita atas kejadian ini,” ujarnya.
Sebelumnya, laporan mengenai dugaan orang tenggelam diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin pada pukul 12.40 WITA. Tim rescue kemudian segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur gabungan lainnya.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melaksanakan koordinasi dan menyusun rencana operasi sebelum melakukan penyisiran di sekitar area kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan rubber boat, peralatan Aqua Eye, perlengkapan selam, serta didukung perangkat komunikasi dan peralatan SAR lainnya.
Menurut I Putu Sudayana, kondisi cuaca yang cerah turut membantu kelancaran proses pencarian sehingga tim dapat bekerja secara optimal di lapangan.
“Jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut,” katanya.
Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Satpolairud Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Tengah, Rescue 911, Water Rescue, BPK Gabungan, pengelola kawasan wisata, serta masyarakat sekitar.
Selain menyampaikan belasungkawa, pihak SAR juga mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sungai, mengingat Sungai Martapura merupakan salah satu kawasan yang cukup ramai digunakan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” pungkasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kondisi darurat lainnya.

Tinggalkan Balasan