temanmedia.id, BANJAR – Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar sempat dihebohkan dengan kemunculan beberapa ekor ular di lingkungan permukiman pada Minggu (8/3/2026). Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar pun bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga dan berhasil mengamankan tiga ekor ular dari lokasi berbeda.
Dua di antaranya merupakan ular jenis baby cobra dengan ukuran sekitar 30 sentimeter dan 25 sentimeter yang ditemukan di dua titik berbeda, yakni di Jalan Menteri Empat Gang Sedulur Nomor 15 serta di Komplek Krandang Perdana, Cindai Alus, Martapura.
Salah seorang warga, Rizkie Amalia Iskandar, menceritakan bahwa saat itu dirinya tengah membersihkan rumah. Namun ketika sedang merapikan tumpukan sampah, ia justru menemukan seekor ular yang bersembunyi di antara barang-barang tersebut.
“Saat saya yakin itu ular, langsung saja melapor ke petugas Dinas Damkar,” ujarnya.
Sementara itu, kejadian serupa juga dialami warga lain, Nasywa Shafana Pramesti. Ia mengatakan ular tiba-tiba muncul di ruang tengah rumahnya ketika dirinya sedang beristirahat.
Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan kedua bayi ular cobra tersebut. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, M Kasyaf R, menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada induk maupun ular lain yang masih berada di area tersebut.
“Petugas berhasil menangkap kedua bayi cobra, tetapi kami tetap memastikan area tersebut tidak terdapat induk ular cobra dan anak yang lainnya,” jelasnya.
Pada hari yang sama, petugas Damkar Banjar juga menerima laporan lain terkait kemunculan ular jenis phyton atau sanca batik dengan panjang sekitar satu meter di Jalan KH Anang Sya’rani Arief, Melayu Tengah, RT 2 RW 1, Kecamatan Martapura Timur.
Pemilik rumah, Siti Fatimah, mengaku sempat terkejut ketika hendak keluar rumah dan menemukan ular tersebut berada di teras rumahnya.
Petugas kemudian berhasil mengevakuasi ular tersebut dengan aman. Setelah diamankan, ular-ular tersebut rencananya akan dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari bahaya kemunculan ular di lingkungan tempat tinggal. (Infopublik)

Tinggalkan Balasan