temanmedia.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu menghasilkan produk yang aman, legal, dan berdaya saing melalui peningkatan pemahaman mengenai izin edar.

Upaya tersebut diwujudkan lewat Sosialisasi Izin Edar bagi Produk IKM yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin di Aula Rumah Kemasan Banjarmasin, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang diikuti 100 pelaku IKM itu dibuka Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar yang mengatakan legalitas produk menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal.

“Izin edar ini sangat penting, karena kita harus mengetahui apa saja kandungan atau komposisi yang terdapat pada makanan maupun produk yang akan diedarkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya menghadirkan narasumber dari BPOM dan Bea Cukai guna memberikan pemahaman kepada para pelaku IKM mengenai berbagai persyaratan yang harus dipenuhi,

“Dari sekitar 180 pendaftar, hanya 100 peserta yang dapat mengikuti sosialisasi setelah melalui proses verifikasi karena keterbatasan kuota,” bebernya.

Sementara itu, Plt. Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin Noorsyahdi mengatakan masih ditemukan sejumlah produk IKM yang belum memenuhi ketentuan pelabelan, seperti belum mencantumkan tanggal kedaluwarsa maupun informasi izin edar secara lengkap. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan sosialisasi rutin terus dilaksanakan.

“Hasil monitoring kami menunjukkan masih ada produk yang belum mencantumkan tanggal kedaluwarsa maupun informasi izin edar. Karena itu kegiatan sosialisasi ini menjadi sangat penting agar para pelaku usaha memahami standar yang harus dipenuhi,” singkatnya.

Ia berharap peserta yang telah mengikuti sosialisasi dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dengan membagikan informasi kepada pelaku usaha lainnya, sehingga semakin banyak produk IKM Kota Banjarmasin yang memenuhi standar dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.