temanmedia.id, PALANGKA RAYA – Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya menggelar apel pembukaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya kesiapsiagaan personel SAR dalam mengantisipasi berbagai potensi kondisi darurat selama masa angkutan Lebaran.

Apel pembukaan dilaksanakan di Kantor Basarnas Palangka Raya dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Basarnas Palangka Raya yang akan bertugas selama periode siaga.

Pada saat yang sama, pembukaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 secara nasional juga dilakukan oleh Kepala Basarnas, Mohammad Syafi’i, dari Kantor Pusat Basarnas di Jakarta.

Apel tersebut diikuti secara daring oleh seluruh jajaran Basarnas di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam arahannya, Syafi’i menegaskan bahwa Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan agenda tahunan yang harus terus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.

Menurutnya, meskipun kegiatan ini rutin digelar setiap tahun, kesiapsiagaan personel tidak boleh menjadi sekadar rutinitas tanpa peningkatan.

“Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan agenda rutin yang kita laksanakan setiap tahun. Namun jangan sampai menjadi rutinitas yang monoton. Harus ada peningkatan kualitas dari tahun ke tahun dan kita harus mengupayakan zero accident dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, berbagai potensi kedaruratan dapat muncul seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Beberapa di antaranya seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan di jalan raya, hingga insiden di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat,” sebutnya.

Selain itu, berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim hujan.

“Kondisi ini dinilai berpotensi memicu bencana atau situasi darurat yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” bebernya.

Karena itu, Kepala Basarnas menginstruksikan seluruh jajaran SAR di daerah untuk menyiapkan sumber daya secara maksimal, baik dari sisi personel, peralatan, maupun sarana pendukung lainnya.

Ia juga meminta agar kapal SAR dan alat utama di perairan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, melakukan patroli di kawasan wisata maupun titik keramaian, terus memperbarui informasi cuaca, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai potensi SAR dan instansi terkait.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Siaga SAR Khusus di wilayah Kalimantan Tengah akan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Menurutnya, sebanyak 80 personel disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat selama periode tersebut. Para personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di Kantor SAR Palangka Raya, Pos SAR Sampit, dan Pos SAR Pangkalan Bun di wilayah Kalimantan Tengah.

“Kami menyiagakan sekitar 80 personel yang disebar di beberapa wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu, sejumlah peralatan utama juga disiapkan untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan beberapa peralatan yang disiagakan antara lain KN SAR 305, Rigid Buoyant Boat (RBB), Ringgit Inflatable Boat (RIB), rescue truck, rescue car, hingga rescue motor serta berbagai peralatan pencarian lainnya.

“Peralatan tersebut ditempatkan di titik-titik strategis untuk mempercepat respons apabila terjadi kecelakaan, bencana, atau kondisi darurat yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan,” rincinya.

Terakhir, iamengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga profesionalisme saat bertugas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan agar pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran tahun ini dapat berjalan optimal.

“Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran dapat terlaksana secara maksimal dan lancar,” tukasnya.