temanmedia.id, TANAH BUMBU – Ratusan guru dari 31 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kecamatan Simpang Empat mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman SDN 4 Tungkaran Pangeran, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Cendekia Kecamatan Simpang Empat sebagai bentuk komitmen bersama dalam memaknai momentum pendidikan nasional.
Seluruh peserta mengikuti upacara dengan khidmat dan penuh semangat.
Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa Ki Hadjar Dewantara, pelopor pendidikan nasional yang lahir pada 2 Mei 1889.
Ia dikenal sebagai tokoh yang meletakkan dasar sistem pendidikan yang menekankan kemerdekaan belajar dan pembentukan karakter.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti yang dibacakan Koordinator Unit Layanan Wilayah Kecamatan Simpang Empat Bidang Pendidikan, Lamsi, disampaikan bahwa Hardiknas 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen terhadap pendidikan nasional.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, dan bertujuan memanusiakan manusia,” ujar Lamsi.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak sekadar transfer ilmu, melainkan proses mengembangkan potensi manusia secara utuh. Prinsip tersebut sejalan dengan ajaran Ki Hadjar Dewantara melalui konsep among yang meliputi asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).
Lebih lanjut, tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab.
Kebijakan pendidikan saat ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menempatkan pendidikan sebagai strategi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
Sebagai implementasinya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengembangkan pendekatan deep learning serta menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan infrastruktur pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter, peningkatan mutu pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan inklusif.
Dalam 18 bulan terakhir, kementerian juga memperkuat sinergi empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Pada pelaksanaan upacara, Parman dari SDN 2 Tungkaran Pangeran bertindak sebagai pemimpin upacara. Sementara petugas pengibar bendera berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya Norhadi Ismawan (SDN 4 Kampung Baru), Ade Salasiah, Damayanti, Eva Nisa, Anis Raya Prasiska, Endang Maida Wati (SDN 4 Tungkaran Pangeran), Ika Wahyuliningsih (SD Muhammadiyah), Dewi Ratna Wati (SDN 1 Kampung Baru), serta Dyah (SDN 2 Kampung Baru).
Adapun pembawa acara adalah Asfiqoh Agni Bilqisti dari SD Tri Sukses, pembaca doa Ahmad Habibi dari SDN 1 Sarigadung, serta Krispinus Ghino dari SD Katolik St. Vincent sebagai ajudan upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri pengawas TK/SD Kabupaten Tanah Bumbu serta para kepala sekolah se-Kecamatan Simpang Empat.

Tinggalkan Balasan