temanmedia.id, BANJARMASIN – Panitia Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026-2030 resmi menetapkan empat bakal calon rektor yang akan melanjutkan proses seleksi ke tahapan berikutnya.
Penetapan dilakukan setelah proses pendaftaran yang sempat diperpanjang hingga tiga kali untuk menjaring lebih banyak kandidat.
Keputusan tersebut diumumkan Ketua Panitia Pemilihan Rektor ULM, Prof. Dr. Ifrani, didampingi Sekretaris Panitia, Prof. Dr. Rusma Noortyani, dalam konferensi pers di Banjarmasin, Rabu (1/7/2026).
Empat bakal calon yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi masing-masing adalah Dr. Iwan Alfanie, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, Prof. Ir. Muthia Elma, dan Dr. H. Rusmansyah.
Prof. Ifrani mengatakan seluruh berkas pendaftaran telah diperiksa sesuai persyaratan yang ditetapkan panitia. Hasil verifikasi menunjukkan keempat bakal calon memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
“Semua bakal calon telah memenuhi persyaratan administrasi sehingga berhak mengikuti tahapan berikutnya,” ujarnya.
Setelah penetapan tersebut, proses pemilihan kini memasuki masa sanggah yang berlangsung mulai 1 hingga 6 Juli 2026. Hingga saat ini, panitia belum menerima adanya keberatan ataupun sanggahan terhadap hasil verifikasi.
Selanjutnya, keempat bakal calon akan mengikuti penyampaian visi, misi, dan program kerja yang dijadwalkan berlangsung pada 20-25 Juli 2026.
Menurut Prof. Ifrani, jadwal tersebut masih menyesuaikan konfirmasi dari pihak kementerian, meski kehadiran perwakilan kementerian tidak menjadi syarat wajib pelaksanaan kegiatan.
Usai penyampaian visi dan misi, Senat ULM akan menggelar rapat tertutup untuk menyaring empat bakal calon menjadi tiga calon rektor yang berhak melaju ke tahap pemilihan.
“Tiga nama yang lolos nantinya akan disampaikan kepada kementerian sebelum mengikuti pemungutan suara bersama anggota senat dan menteri atau pejabat yang ditunjuk,” jelasnya.
Panitia menjadwalkan pemungutan suara pemilihan rektor berlangsung pada 26 Agustus 2026. Selanjutnya, hasil pemilihan akan disampaikan kepada kementerian untuk proses penetapan yang diperkirakan berlangsung pada September 2026, sebelum pelantikan rektor terpilih pada Oktober mendatang sesuai berakhirnya masa jabatan rektor sebelumnya.

Tinggalkan Balasan