temanmedia.id, BANJARMASIN – Bazar Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin di kawasan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh, Rabu (13/5/2026), disambut antusias warga.
Sejak pagi, masyarakat mulai memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding pasaran.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemko Banjarmasin dalam menekan dampak kenaikan harga bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), terutama di tengah meningkatnya harga cabai, beras, minyak goreng, dan gula pasir dalam beberapa waktu terakhir.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin mengatakan pasar murah tidak hanya difokuskan di satu titik, tetapi diperluas hingga menjangkau lima kecamatan dan 52 kelurahan bekerja sama dengan Perum Bulog.
“Pemerintah harus hadir saat harga kebutuhan pokok mulai naik supaya masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Selain pasar murah, Pemko Banjarmasin juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk menekan dampak kenaikan harga pangan, salah satunya dengan rencana pembagian bibit cabai kepada masyarakat.
“Program tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan rumah tangga secara mandiri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap harga pasar yang kerap berfluktuasi,” lanjutnya.
Di mana, lanjutnya ia akan mendorong masyarakat menanam cabai sendiri di rumah agar bisa membantu kebutuhan sehari-hari.
Ia juga meminta perangkat daerah terkait untuk terus memperkuat pengawasan distribusi bahan pangan serta menjaga stabilitas pasokan bersama distributor dan pelaku usaha.
Kegiatan pasar murah tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah, distributor bahan pokok, pelaku usaha, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Banjarmasin sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Di sela kegiatan, Yamin juga menyempatkan diri berbincang dengan warga yang mengantre untuk membeli sembako bersubsidi. Sejumlah warga mengaku terbantu karena harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibanding harga pasar.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini lebih sering diadakan karena sangat membantu,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan