temanmedia.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali menyalurkan seribu paket sembako bersubsidi melalui kegiatan Pasar Murah yang digelar di Rusunawa Ganda Maghfirah, Jalan Tembus Mantuil, Kelayan Selatan, Kamis (9/7/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi untuk menukarkan kupon tebus murah. Antrean berlangsung tertib, didominasi penghuni rusunawa dan masyarakat sekitar yang memanfaatkan kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin melalui Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan, Faisal Akly, mengatakan pemerintah menyediakan sebanyak 1.000 paket sembako yang masing-masing berisi dua liter minyak goreng dan dua kilogram gula pasir.
“Kita ingin ini bisa dimanfaatkan dengan baik, paket yang kita siapkan ada seribu paket. Dalam satu paketnya terdiri dari dua liter minyak goreng dan dua kilogram gula pasir yang bisa ditebus dengan harga Rp53 ribu untuk warga ber-KTP Banjarmasin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, harga tebus tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar karena pemerintah memberikan subsidi terhadap komoditas yang dijual.
“Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan,” lanjutnya.
Ia menuturkan, pemilihan Rusunawa Ganda Maghfirah sebagai lokasi pasar murah merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin agar pelaksanaan program lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan.
“Sebagaimana arahan Pak Wali Kota H. Muhammad Yamin HR kepada kami agar bisa mencari spot yang lebih dekat dengan masyarakat dan di Rusunawa Ganda Maghfirah inilah salah satu yang ideal. Kita berharap dengan adanya kegiatan ini, tujuan untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya pasok itu dapat tercapai,” katanya.
Menurutnya, pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga bahan pokok.
“Melalui kolaborasi dengan distributor, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” tukasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban pengeluaran warga, tetapi juga menjaga laju inflasi Kota Banjarmasin tetap terkendali serta memperkuat daya beli masyarakat di tengah momentum peringatan lima abad Kota Seribu Sungai.

Tinggalkan Balasan