temanmedia.id, HULU SUNGAI TENGAH – Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 resmi berakhir dengan partai final yang berlangsung meriah di GOR Bintara Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (26/6/2026).

Turnamen yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” tersebut ditutup langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres HST, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres HST, panitia, serta para peserta.

Sebelum laga final dimulai, penonton disuguhkan pertandingan ekshibisi yang mempertemukan empat pebulu tangkis putri terbaik Kalimantan Selatan. Pasangan Tasya Novyana Putri/Revalina sukses mengalahkan Farah Aisya Najyha/Khairatun Nida Erlina dalam dua gim langsung dengan skor 26-24 dan 22-20.

Pada final kategori se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pasangan Rezky Tolil/Zaki dari Green Mutiara Badminton Club tampil sebagai juara setelah menundukkan pasangan Aab/Ahmad dari PB Barkat Usaha X PB 2R melalui pertandingan tiga gim dengan skor 19-21, 21-16, dan 21-15.

Sementara pada kategori se-Kalimantan Selatan, pasangan Abdullah Siddiq/M. Ridho dari CV Ukersa Banjarmasin berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan pasangan Arfiadha/M. Angga Ramadhani dari Green Mutiara Badminton Club dengan skor 21-15, 13-21, dan 21-16.

Ketua Panitia yang juga Ketua PBSI Hulu Sungai Tengah, Yuandani Harizki, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres HST beserta jajaran atas dukungan penuh sehingga turnamen dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, serta peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pelaksanaan turnamen.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80, semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen, mulai dari panitia, sponsor, tim pendukung hingga para atlet.

Kapolres juga memberikan motivasi kepada para atlet muda agar terus mengasah kemampuan dan tidak pernah berhenti bermimpi menjadi atlet berprestasi.

“Kepada adik-adik atlet muda, teruslah berlatih dan jangan pernah berhenti bermimpi. Hari ini mungkin masih bertanding di GOR Bintara Barabai, namun ke depan kami berharap dapat mewakili Kalimantan Selatan bahkan Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.

Ia berharap Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala dapat menjadi agenda tahunan sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.

Turnamen kemudian resmi ditutup oleh Kapolres HST. Dengan mengusung semangat “Olahraga Yes, Narkoba No”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet bulutangkis berprestasi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.