temanmedia.id, BANJARMASIN – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di halaman Balai Kota Banjarmasin, Minggu (17/5/2026), tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum mengingat kembali sejarah perjuangan masyarakat Banua.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat patriotisme, disiplin, dan kepedulian terhadap identitas maritim kota.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh prajurit serta keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut atas peringatan HUT ALRI ke-77.
“Dirgahayu ALRI ke-77. Teruslah menjadi garda terdepan penjaga laut nusantara dan kebanggaan bangsa Indonesia,” ujarnya saat apel peringatan di Balai Kota.
Menurut nya, perjuangan para pejuang ALRI tidak boleh hanya dikenang dalam bentuk upacara tahunan semata. Ia menilai nilai pengorbanan, persatuan, dan cinta tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Banjarmasin memiliki sejarah panjang sebagai kota sungai yang tumbuh dari perjuangan masyarakat di kawasan perairan,” lanjutnya.
Karena itu, identitas maritim dinilai harus tetap dijaga di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
“Banjarmasin tumbuh dari sungai dan sejarah perjuangan masyarakatnya. Karena itu, semangat ALRI harus tetap hidup dalam cara kita menjaga lingkungan, menjaga persaudaraan, dan membangun kota ini bersama-sama,” jelasnya.
Yamin juga menyoroti mulai berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap sejarah daerah dan nilai perjuangan yang pernah lahir dari kawasan sungai. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi Kota Banjarmasin ke depan.
“Kalau generasi muda hanya mengenal sungai sebagai tempat berfoto tanpa memahami sejarah perjuangan yang pernah lahir dari kawasan sungai maka ini jadi tantangan besar,” tegasnya.
Ia menilai momentum peringatan HUT ALRI harus dimanfaatkan sebagai pengingat bahwa sejarah memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat dan identitas daerah.
Selain itu, Pemko Banjarmasin juga menekankan pentingnya menanamkan kembali nilai disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin kompleks.
“Pejuang terdahulu mempertahankan daerah ini dengan pengorbanan besar. Hari ini tugas kita adalah menjaga warisan itu dengan kerja nyata, kepedulian sosial, dan semangat membangun kota yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan